Terbaru

ISLAM BERSATU INDONESIA PUN BANGKIT

Written By Ldk Unrika on Rabu, 20 Mei 2015 | 22.02

Islam di Indonesia adalah bukti yang mematahkan teori penyebaran islam versi barat yang hanya melalui kekerasan perang dan penaklukkan pasukan saja. Islam hadir di Indonesia dengan cara cerdas dan jauh dari kesan jahat. Ketika Ia masuk ke Nusantara dan mampu membelokkan hati umat-umat yang sudah memiliki agama sebelumnya. Tanpa sedikitpun darah tertumpah di negeri tumpah darah ini.
Ia menyatu bersama wayang, langgam dan tari saman. ia tak sedikitpun merubah yang sudah baik. tanpa begitu saja melebur seperti lantunan qur'an dengan langgam jawa di istana presiden. sifat Islam adalah meluruskan jalan manusia. bukan sebagai upaya meng-arabkan Indonesia. kehadiran islam di Indonesia adalah bukti.
Para pembesar Islam dimasa lampau juga berdiri dan berkisah mewarnai jalan juang bangsa. Hasyim as'ari, Buya hamka, dan tak lupa para wali semua telah menorehkan sebuah api sejarah yang menjadi bukti, Islam adalah jawaban negeri ini.
kini kita terseok, beda garis pergerakan seakan membuat kita beda agama. padahal kita Islam. Fanatisme kita pada imam membuat kita seakan-akan pura-pura mengakui nabi kita adalah Muhammmad. 
Semua garis pergerakan mengabarkan pada ummat mereka bahwa mereka (bukan islam seperti yang mereka akui) mampu menjadi solusi bagi anak yang sakit perut hingga negeri yang sakit jiwa. sebaiknnya mereka mencari solusi mempersatukan islam.
Dewasa ini Islam dihadirkan dihadapan kita dalam lukisan radikalisme belaka, Isis, anarikisme penumpasan aliran sesat, sinisme pada pemimpin non muslim. Padahal yang sebenarnya kita (umat islam) lakukan terkadang tak hanya itu saja. kita akan kehabisan tenaga jika harus menjabarkan kebaikan kita tapi tak akan didengar mereka,
Islam itu mayoritas, tapi Nahdatul Ulama minoritas, Muhamadiah minoritas, Ikhwan minoritas, Salafy minoritas, Jamaah Tablig sebuah minoritas, Hizbuttahrir  hanyalah minoritas. bagaimana kedengaranannya? menyedihkan bukan?. kita terpuruk dan jebakan. Mungkin ada cara terbalik yang bisa membuat kita dan moralitas kita terangkat. Kalimat awal tadi akan saya balik. Hizbutttahrir hanyalah minoritas, Jamaah Tablig sebuah minoritas, Salafy minoritas, Ikhwan minoritas, Muhammadiah minoritas, Nahdatul Ulama minoritas, tapi Islam itu mayoritas. semoga dengan membalikkan kalimat ini bisa membuka fikiran kita tentang bagaimana cara terbaik menyetukan islam yang akan membangkitkann indonesia. 

bangkitkan indonesia ini dengan menyatukan keluarga besar kita.

(Lupi_sakura)
Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar

Kalam

Kalam
Edisi 28 April 2016

join us

join us
klik

FSLDK INDONESIA

FSLDK INDONESIA
Klik gambar