Terbaru

kisah ahli astronomi yang sombong

Written By Ldk Unrika on Kamis, 07 Mei 2015 | 19.14

seorang ahli astronomi yang cukup terkenal di dataran mesir ini hendak melakukan perjalanan  menuju yunani untuk mengadakan pertemuan dengan para ilmuan disana.
perjalanan akan ditempuh dengan jalur laut. gayanya yang perlente dan agak angkuh seakan-akan ingin menunjukan ia orang terpandang.
dipelabuhan ia bertemu dengan seorang budak kapal yang akan ia naiki. tanpa mau berbicara dengan budak itu ia memberi isyarat dengan jarinya untuk memerintahkan si budak mengangkat perbekalannya.
diatas kapal sang astronom dijaga dan dilayani oleh si budak yang tadi. perjalanan yang panjang membuatnya bosan. untuk menghilangkan  kejenuhan ia mencoba membuka dialog dengan si budak.
astronom  : hai budak, apa kamu mengerti astronomi?
budak       : tidak tuan...
astronom  : amat meruginya kamu, kamu sudah kehilangan separuh hidupmu!
sang budak hanya tersenyum  menanggapi perkataan sang astronom. dan astronom itu kembali bertanya
Astronom : apa kamu pandai mate-matika?
budak       : tidak tuan, orang tua saya tidak sanggup menyekolahkan saya.
astronom  : suungguh merugi hidup kamu karena separuh lagi sisa hidupmu telah kau buang.

tiba-tiba badai datang dan semua yang ada di kapal harus menyelamatkan diri. sang astronom dan budak yang tersisa dikapal karena tertinggal yang lain, tidak ada perahu kecil yang tertinggal sehingga mereka harus berenang untuk selamat

budak      : tuan astronom, apa anda pandai berenang?
astronom : tidak, tolong selamatkan aku. aku tidak bisa berenang
budak      : sayang sekali tuan, anda telah kehilangan  seluruh hidup anda

sekecil apapun ilmu, bisa jadi ialah yang akan menyelamatkan nyawa kita, tidak ada ilmu yang Allah ciptakan untuk sebuah kerugian bagi manusia. tidak ada ilmu yang tingkurgi derajatnya tanpa dilandasi ketakwaan pada Allah SWT. ilmu apapun yang kita miliki, amalkan,

cara terbaik mensyukuri ilmu adalah dengan mengamalkan dan cara mensyukuri amal tersebut adalah dengan menambah ilmu tersebut

(lupi sakura)

1 komentar :

Kalam

Kalam
Edisi 28 April 2016

join us

join us
klik

FSLDK INDONESIA

FSLDK INDONESIA
Klik gambar