Terbaru

Bekerja cerdas

Written By Ldk Unrika on Selasa, 02 Juni 2015 | 04.04

John dan Mark, 2 orang sahabat yang bekerja pada seorang majikan di sebuah restoran yang sama. sudah lebih dari 2 tahun mereka bekerja. tapi ada hal yang begitu mengganjal dihati john. ia merasa bos mereka tebang pilih dan lebih menyayangi Mark. mark lebih sering mendapatkan proyek-proyek besar, finansial mark juga menanjak dikarenakan pendapatannya jauh lebih banyak. hingga terbersit di benak John untuk protes dan bahkan ia berniat keluar dari tempat kerja tersebut. John merasa ada diskriminasi.
"Selamat siang bos, maaf mengganggu." sapa Jhon pada majikannya saat memasuki ruang kerjsa si bos,
"Selamat siang John, silahkan duduk. ada yang bisa saya bantu?"
"Saya ingin berhenti bekerja, bos."
"wah, kenapa? apa kamu kurang puas dengan gaji kamu disini?. Sangat disayangkan. padahal kamu adalah salah satu karyawan kesayangan saya." sang majikan dibuat heran dengan keinginan John.
"Saya merasa ada diskriminasi antara saya dan mark, ia mendapatkan perhatian lebih dari bos. padahal kadang-kadang pekerjaan yang kami dapatkan sama hasilnya."
"Oh jadi begitu. John. apakah kamu bisa menolong saya untuk membeli semangka di pasar, saya ingin sekali makan semangka siang ini."
"Baiklah bos." John lalu pergi kepasar. tak berapa lama john kembali. "saya sudah kembali bos."
"Mana semangkanya?" tanya majikan pada John melihat john datang dengan tangan Hampa.
"Maaf, bos. bos lupa memberikaan saya Uang!"
"Oh, baiklah. berapa uang yang kamu butuhkan untuk membeli semangka?" 
"Saya akan kembali kepasar untuk menanyakannya." John kembali kepasar untuk menanyakan harganya lalu kembali. "Harganya 2 dolar, bos"
"Baiklah, ini 3 dolar. silahkan kamu belikan semangka. sisa kembaliannya ambil saja untukmu." setelah mendapatkan uang dari majikannya john lalu kembali kepasar untuk membeli semangkanya. kemudian kembali ke hadapan sang majikan dengan agak kelelahan setelah berkali-kali kepasar.
"ini semangkanya, bos."  sambil terengah-engah John menyodorkan semangka yang masih dalam kantong plastik.
"terimakasih, John." kata majikan sambil tersenyum.
"selamat siang, bos." mark, sianak emas yang membuat John cemburu memasuki ruangan yang di dalamnya masih ada John.
"Selamat siang, Mark. Bisakah kamu membeli semangka di pasar?. Saya ingin sekali makan semangka siang ini" bos memerintahkan Mark dengan perintah yang sama dengan John. tentu hal ini membuat John heran. untuk apa ia meminta Mark membeli semangka lagi?.
"baik, Bos. apa sebelumnya boleh saya minta pegangan uang? saya sedang tidak ada pegangan." pinta Mark pada bosnya.
"oh tentu, ini 5 dolar." sambil menyodorkan uang kepada Mark, Mark pun lalu segera beranjak dan tak lama kembali.
"Maaf, Bos saya agak lama." Mark kembali membawa semangka. tapi berbeda dengan John, Semangka yang dibawa Mark sudah dibersihkan, dipotong dan disajikan dalam piring dengan rapihnya."ini kembaliannya bos, harga semangkanya 1,5 dolar"
"Wah, murah sekali Mark, dimana kamu mendapatnya?" tanya bos dengan kagum dan senyum
"sebenarnya harganya 2 dolar bos, tapi aku berhasil menawarnya, aku mengatakan bahwa bosku adalah pengusaha cafe yang sedang mencari semangka dengan kualitas terbaik. ia pun memberikanku potongan harga dan mengatakan jika ingin semangka dengan kualitas terbaik, ia bisa mengadakan semangka-semangka segar dan jika kita memesan diatas 100 buah, ia akan memberi potongan harga hingga 1 dolar." papar Mark dengan begitu jelas.
"terimakasih mark, Luar biasa sekali. ini, ambil saja kembaliannya" kata bos sambil menyoodorkan uang 3.5 dolar kembalian pembelian semangka tadi, setelah itu Markpun beranjak keluar dari ruangan, menyisakan John dan Majikannnya saja. 
"sekarang saya paham pak, terimakasih atas pelajaran hari ini" kata John sambil tertunduk malu.
"Demikianlah, John. bekerja keras saja bukanlah hal yang cukup. kamu harus bekerja keras untuk menghemat waktu, dan tenaga"




Comments
0 Comments

0 komentar :

Posting Komentar

Kalam

Kalam
Edisi 28 April 2016

join us

join us
klik

FSLDK INDONESIA

FSLDK INDONESIA
Klik gambar